By Siti Amini at 20.07 , have 0 komentar
Ads by google:
Ads by google:
Obat keputihan. Wanita pasti tidak asing dengan yang namanya keputihan. Setiap wanita pastinya pernah mengalami keputihan. Namun keputihan yang dialami oleh setiap wanita bisa berbeda jenis dan penyebabnya. Keputihan biasanya timbul ketika sebelum dan sesudah haid atau ketika masa subur. Sejatinya keputihan dibagi menjadi 2 macam, yatu keputihan normal dan keputihan abnormal.

obat keputihan

Keputihan normal adalah keputihan yang biasa dialami oleh wanita dengan tujuan pertahan diri dari infeksi sedangkan keputihan abnormal terjadi karena adanya gangguan patologis atau penyakit. Keputihan normal mengandung lepasan berbagai jaringan yang ada di vagina, leher Rahim, dan lender endoserviks serta bakteri baik. Keputihan normal ini berfungsi untuk membersihkan diri, pelicin dan pertahanan dari infeksi. Baca juga: cara mengatasi keputihan secara tradisional dan cepat.

Berikut adalah ciri keputihan normal:
1. Bentuknya cair dan dalam jumlah sedikit
2. Berwarna bening sedikit putih
3. Hampir tidak berbau
4. Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri

Obat Keputihan pada Wanita

Obat keputihan pada wanita tergantung pada penyebabnya, ada beberapa jenis penyebab keputihan  ini, antara lain:

Keputihan Karena jamur

Jenis jamur yang tumbuh di area Miss.V biasanya adalah jamur candida. Jamur candida albicans merupakan jamur yang secara alami dihasilkan oleh tubuh. Namun jika produsinya berlebihan maka akan menyebabkan masalah seperti keputihan. Ciri – ciri keputihan yang diebabkan oleh jamur diantaranya adalah:


  1. Cairan yang dihasilkan berlebih dan berwarna putih susu
  2. Bentuk cairan agak kental
  3. Terdapat bau yang tidak sedap
  4. Sering terasa gatal di are Miss.V


Keputihan Karena bakteri

Bakteri penyebab keputihan pada Miss.V adalah vaginosis bakteri (Gardnerella Vaginitis). Bakteri ini akan tumbuh apabila didasari dengan perilaku hidup tidak sehat seperti melakukan hubungan intim berganti – ganti pasangan, merokok dan penggunaan alat kontrasepsi yang tidak sehat. Keputihan karena bakteri ini dapat berbahaya bila tidak ditangani. Akibat buruk yang bisa terjadi adalah terjadi kerusakan membran kehamilan, bayi yang dilahirkan menjadi premature, dan infeksi pasca melahirkan. Oleh karena itu wajib diketahui ciri – ciri keputihan yang disebabkan oleh bakteri:


  1. Cairan yang dihasilkan berwarna kuning atau putih
  2. Cairan mengeluarkan bau amis
  3. Cairan tidak menggumpal dan tipis
  4. Terasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual


Keputihan Karena parasit

Parasite yang menyebabkan keputihan pada wanita adalah parasite Trichomoonas vaginalis. Parasit ini menginfeksi area Miss.V dan dapat menyebabkan keputihan yang berbahaya. Keputihan karena parasite perlu diwaspadai karena bisa menular kepada yang lainnya melalui perlengkapan mandi dan area bibir kolset yang tidak bersih. Penularan lewat hubungan seksual juga dapat terjadi. Ciri – ciri keputihan karena parasite diantaranya adalah:


  1. Cairan yang sangat kental dan berbuih
  2. Cairan berwarna kuning hingga kehijauan
  3. Mengeluarkan bau tidak sedap
  4. Nyeri pada lubang vagina
  5. Gatal pada area Miss.V


Keputihan Karena virus

Virus penyebab keputihan adalah condyloma, herpes, HIV/AIDS. Virus ini dapat ditimbulkan lewat hubungan badan berganti – ganti pasangan, pola makan yang tidak sehat, lingkungan sekitar, dan penggunaan narkoba. Keputihan karena virus sering menjangkiti wanita hamil. Gejala keputihan akibat virus bisa menjadi faktor pemicu terjadinya kanker rahim. Ciri – ciri keputihan karena virus diantaranya:

  1. Mengeluarkan cairan yang berbau
  2. Muncul kutil di area Miss.V
  3. Cairan berwarna kekuningan hingga kecoklatan
  4. Timbul gatal dan terasa panas di area Miss.V
  5. Miss.V sering terasa gatal



Penyebab keputihan yang lainnya:


  1. Sering memakai pakaian dalam atau celana ketat
  2. Membilas vagina dengan arah yang salah yaitu dari anus kearah vagina
  3. Kurang menjaga kebersihan organ intim
  4. Ketidakseimbangan hormone
  5. Sering bertukar celana dalam dan menggunakan handuk yang sama bergantian
  6. Sering menggunakan tissue ketika selesai buang air kecil atau buang air besar dan tidak membersihkannya dengan air
  7. Tidak menggunakan panty liner ketika keputihan
  8. Pola hidup yang tidak sehat


Obat Keputihan Tradisional

Sekarang banyak obat untuk mengatasi keputihan yang dijual di apotek dengan berbagai merk dagang. Namun perlu diwaspadai keamanannya. Belilah obat keputihan yang mempunyai  izin yang jelas atau dengan resep dokter terpercaya.

Obat keputihan dari Sambiloto

Sediakan 3 batang sambiloto, cuci bersih kemudian potong – potong. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas, didihkan hingga ir tersisa setengahnya. Dinginkan air rebusan dan minumlah 3 kali sehari masing – masing sebanyak ¾ . Bisa juga ramuan tersebut ditambah dengan sedikit madu.

Obat keputihan dari kunyit

Sediakan kunyit, air asam dan larutan gula jawa secukupnya. Kupas kunyit dan cuci bersih kemudian diparut lalu diperas. Air perasan kunyit dicampur dengan air asam dan larutan gula jawa. Minumlah ramuan 2 kali sehari setiap hari.

Obat keputihan dari daun sirih

Daun yang satu ini memang terkenal untuk mengatasi keputihan di organ intim wanita. Cara pemanfaatan daun sirih sebagai obat keputihan: sediakan 10 lembar daun sirih, 1 ruas temulawak dan kunyit. Cuci bersih bahan lalu potong kecil dan rebus bersama dengan 1 liter air selama 15 menit. Gunakanlah air rebusan dalam keadaan hangat untuk membasuh vagina. Lakukan sebanyak 2 kali sehari.

Obat keputihan dari jarak pagar

Sediakan 7 lembar daun jarak dan cuci bersih. Tumbuh daun hingga halus kemudian seduh dengan air panas dan dinginkan. Setelah dingin sariing dan peras airnya. Gunakan air tersebut untuk membasuh vagina dan lakukan 2 kali sehari.

Obat keputihan dari kayu rapet

Sediakan 5-6 cm kayu rapet, kunyit sebesar kelingking, 10 lembar daun beluntas dan temulawak sebesar 1 jari kelingking. Cuci bersih semua bahan dan iris tipis. Rebus semua bahan dengan menggunakan 2 mangkuk air, didihkan hingga air tersisa 1/3 bagian. Saringlah air dan minum selama 10 hari berturut – turut.

Obat keputihan dari kencur

Sediakan  cm kencur, 3 siung bawang putih, 2 cm jahe, 5 butir cengkir, 3 cm temu kunci, dan 1 sendok teh garam. Cuci bersih semua bahan dan haluskan. Campur bahan yang sudah dihaluskan dengan 100 ml air matang hangat. Tambahkan air ramuan dengan perasan jeruk nipus untuk menambah rasa. Minumlah 1 kali seminggu hingga keputihan hilang.

Cara Menghindari Keputihan

Keputihan memang sangat mengganggu bagi wanita. Sobat harus rajin mengganti panty liner dan menjaga kebersihan area intim. Ada pepatah lebih baik mencegah dari pada mengobati. Oleh karena itu sebaiknya cegah keputihan datang sebelum terjadi hal buruk yang tidak diinginkan. Berikut ada tips untuk menghindari timbulnya keputihan di organ intim wanita.


  1. Jangan menggunakan celana dalam atau celana yang ketat.
  2. Basuh Miss.V dengan arah yang benar setelah buang air kecil atau buang air besar, yaitu dari arah Miss.V kea rah anus.
  3. Keringkan Miss.V setelah mandi dan buang air.
  4. Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang organ intim.
  5. Jangan menggunakan bedak pada area Miss.V karena penggunaan bedakakan meningkatkan. perkembangan bakteri dan jamur penyebab keputihan.
  6. Sering mengganti pembalut ketika sedang menstruasi.
  7. Bersihkan organ intim dengan bahan efektif alami agar tidak mengganggu keseimbangan ph disekitar organ intim.
  8. Sebaiknya jangan terlalu sering membersihkan organ intim dengan bahan antiseptis. Antiseptis  bisa menyebabkan terbunuhnya bakteri baik yang ada di saluran vagina. Bakteri baik di vagina membantu untuk membentuk suasana asam yang bisa mengusir bibit penyakit.


Itu tadi beberapa jenis obat keputihan yang bisa sobat coba.

baca juga: cara menghilangkan bekas luka cepat dan mudah.

Semoga bermanfaat.
Ikan Oleh Google :
Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet

0 komentar:

Poskan Komentar