By Siti Amini at 16.50 , have 1 comment
Ads by google:
Ads by google:
Perkembangan bayi usia 8 bulan. Bunda sedang mempunyai adek kecil atau mungkin sedang mempunyai bayi berusia 8 bulan? Apakah bunda rajin mengikuti perkembangannya? Cek yuk perkembangannya sekarang, apakah perkembangannya normal layaknya bayi seusianya. Sebaiknya simak terlebih dahulu sedikit ulasan perkembangan bayi normalnya pada usia 8 bulan.

Makanan Bayi Usia 8 Bulan

perkembangan bayi usia 8 bulan
Ketika mulai menginjak usia 6 bulan, bayi sudah bisa diberikan MPASI atau makanan pendamping ASI. Usia 6 bulan adalah usia yang disarankan untuk pemberian MPASI. Sebelum usia 6 bulan usahakan pemberian ASI eksklusif. Berhati-hati saat memberikan makanan tambahan untuk si kecil. Perhatikan apakah si kecil pernah memiliki riwayat alergi. Jika si kecil mempunyai riwayat alergi, seperti alergi susu ada beberapa kiat yang bisa bunda lakukan untuk mengatasi alergi pada si kecil. Seperti apa caranya yuk baca di solusi tepat dan mudah cara mengatasi alergi pada bayi.

Saat menginjak usia 8 bulan, bunda dapat memberikan makanan pendamping seperti makanan tim saring, bubur beras, bubur pisang. Tingkatkan juga asupan sayuran untuk bayi bunda agar nutrisinya tercukupi. Beberapa contoh resep makanan bayi 8 bulan bisa bunda lihat di resep menu makanan sehat bayi 8 bulan.

Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan

Pada usia 8 bulan, umumnya pada bayi sudah bisa melakukan beberapa kegiatan seperti dibawah ini:

Duduk, Mrangkak dan Berdiri

Bayi berusia 8 bulan sudah pandai untuk duduk sendiri tanpa dibantu oleh orang dewasa. Mereka mudah tertarik dengan suatu benda yang ada di dekatnya lalu mereka akan berusaha untuk meraihnya dengan merangkak. Ya, bayi usia 8 bulan sudah mempunyai kemampuan untuk merangkak. Apabila bayi sedang tidak berada dalam gendongan orang, maka dia akan berusaha meraih benda yang membuatnya tertarik untuk memuaskan rasa penasarannya. Bayi akan meraihnya dengan cara berguling atau merangkak. Dia akan terus mengeksplorasi segala benda yang ada di sekitarnya dan mencoba untuk mendekatinya.

Pada tahap perkembangan bayi usia 8 bulan, bayi mungkin akan mencoba untuk berdiri untuk menjangkau benda yang ada di atasnya. Hal ini dilakukan dengan cara berpegangan di meja atau kursi kemudian mengangkat badannya. Bayi juga akan meraih benda apa saja untuk dijadikan pegangan ketika hendak berdiri. Pengawasan orang dewasa perlu dilakukan agar tidak ada perabotan pecah belah, perabotan yang mudah jatuh atau rapuh yang digunakan oleh bayi untuk berpegangan sehingga dapat membahayakan keselamatannya.


Kemampuan bayi untuk bergerak berdiri merupakan hal yang tidak mudah untuk dilakukan bayi, gerakan ini membutuhkan kekuatan kaki dan kepandaian bayi dalam membengkokkan lututnya sehingga bisa berdiri. Ketika dia sudah berhasil berdiri kadangkala dia akan merasa kesulitan untuk duduk kembali. Apabila bayi tidak mempunyai cara untuk duduk kembali biasanya dia akan menjatuhkan dirinya dengan begitu saja hingga bisa duduk kembali.

Kegiatan yang dilakukan oleh bayi ini tidak perlu dikhawatirkan, perhatikan dulu bagaimana usaha bayi untuk meraih benda, berdiri dan duduk kembali. Hal ini akan membantu perkembangan yang baik dan kemandirian bayi, kecuali jika si bayi sudah rewel karena merasa kesulitan melakukannya dan menyerah maka sebaiknya segera bantu dia.

Kemampuan Menggunakan Tangan

Kemampuan pergerakan tangan mulai berkembang. Bayi sudah bisa menggunakan jari – jarinya walaupun terbatas. Dia mulai bisa menunjuk objek yang menarik baginya dengan menggunakan jari. Memegang benda kecil seperti biscuit atau mainan kecil, menggenggam kemudian melontarkannya. Bayi akan memainkan jari – jari tangannya dengan membuka dan menutupnya. Sehingga tidak heran apabila bayi menggenggam benda di tangan maka dia akan memainkan benda itu dengan menjatuhkannya.

Perkembangan Emosional

Bayi akan menunjukkan ekspresinya ketika dia merasa gembira, takut, terkejut, marah, dan ketika tertarik pada sesuatu. Ketika dia merasa gembira atau tertarik pada suatu benda dapat dilihat dari ekspresi wajahnya yang ceria dan juga gerak – gerik badannya. Ketika merasa takut maka dia akan mencari perlindungan dengan mendekat ke ibunya atau mendekat kepada orang yang sudah dia kenal.

Apabila dia mendapat teguran dengan nada agak tinggi oleh orang dewasa biasanya bayi akan menangis. Itu merupakan respon emosi bayi yang sedang merasa ketakutan. Begitu pun ketika dia sedang marah atau merasa tidak nyaman, dia akan menangis. Walaupun responnya sama – sama berupa tangisan namun jika dilihat dari mimik muka, maka ekspresi bayi yang sedang ketakutan atau sedang marah akan berbeda.

Bayi yang sangat dekat dengan orang tuanya maka akan menangis jika berpisah, misalnya ketika ditinggal bekerja. Untuk menenangkannya berilah dia pelukan hangat dan ciuman sebagai tanda nanti akan berjumpa lagi. Pada usia 8 bulan, bayi akan lebih waspada karena ingatan yang berhubungan dengan kejadian semakin kuat. Dia pun mulai memahami berbagai hukum sebab akibat.

Kemampuan Bahasa
Secara normal, bayi usia 8 bulan mempunyai kemampuan bicara dan bahasa walaupun terbatas. Dia sudah mengenal namanya sendiri. Apabila dipanggil namanya dia akan menoleh dan menghentikan aktifitas yang sedang dilakukannya. Dia mulai mengerti kata sederhana seperti “tidak” atau “jangan”. Jika sejak dini dikenalkan dengan nama – nama anggota keluarganya, maka pada usia 8 bulan ini dia akan bisa mengenal nama anggota keluarganya. Secara ekspresif di pun akan terus – terusan mengoceh dan menirukan rangkaian suara misalnya seperti suara binatang.

Demikian tadi beberapa tahap perkembangan bayi usia 8 bulan. Beberapa artikel yang wajib bunda baca:

1. Tips dan trik cara mencerdaskan anak.
2. Tips dan trik cara menyimpan asi yang tepat.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Ikan Oleh Google :
Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet

1 komentar: